Thursday, January 10, 2008
Personal Branding
So... gambarkan diriku dengan satu atau dua kata aja yah hehehe... No junk comment... (kalo ngejunk langsung aku hapus hihihi...). Satu atau dua kata aja yang menggambarkan tentang diriku yah, kalo abis itu mau dijelasin lagi yah silakan hehehe...
Kalo nanya mo buat apaan, selaen pengen tau, juga pengen membenahi sesuatu... an important one... So feel free to give your comment yah... hehehe... arigato gozaimashita...
Wednesday, January 9, 2008
IT Gals
Bener-bener suasana yang ngangenin... dah berapa lama yah aku ga ngerasain yang kayak gitu... Ngumpul ama temen-temen cewek yang unik-unik, cerita-cerita 'n becanda, ketawa-tawa... Aku baru nyadar kalo aku jarang ketawa-ketawa kayak gitu hehehe...
Malemnya jadi inget... dulu aku pernah minta temen cewek ke Dia... waktu aku di IT masih cewek sendiri. Aku ga minta yang se-departemen, pokoknya ada aja temen cewek... Coz waktu itu desperado banget bow... Ada sih beberapa cewek sekantor yang sempet deket ama aku, cuman aku ga seberapa klik ama mereka... waktu itu aku pikir ya udahlah ga papa.... yah intinya I just let go my own wish 'n learn to be thankful for my social condition...
Mereka masuk satu persatu... Pertama Anti yang masuk, jadi webcontent sama kayak aku... Trus Puji yang masuk di bagian CBN mobile. Trus yang paling baru masuk si Tammy. Awalnya aku biasa aja ama mereka... kayaknya ke-klik-an kita kebangunnya bener-bener pelan-pelan deh... slowly but sure gitu... Kayaknya masing-masing punya kesan tersendiri satu sama lain. Tapi lama-lama kita jadi akrab... Baru nyadar pas waktu orang-orang kantor mulai pada komentarin kita yang kemana-mana sering berempat hihihi...
Dan kemaren aku mengilas balik semuanya... Hmm... it's true that everytime I just let go of my own wishes (surrender them to Him), and learn to be thankful for my current situation... when I already completely forget those wishes, He makes them come true right in front of me... Udah beberapa kali kejadian kayak gitu... I guess that's just the way it goes hehehe... so my faith in Him can grow bigger and bigger...
Thank You God for my girl friends... ^.^ and bless our friendship... ^.^
PS: Nah loh gaya bahasanya kok balik lagi? Hihihihi... rada kagok pake "saya" euy... kesannya jadi serius hehehe...
Tuesday, January 8, 2008
Membenci Itu Perlu
Tunggu dulu, jangan buru-buru menuding saya lagi kepahitan hehehe…
Waktu saya mudik Desember tahun lalu, saya melihat papa saya lagi merawat tanaman-tanamannya. Papa saya tahu bahwa untuk menjaga tanaman-tanamannya tetap sehat, menarik, dan terus bertumbuh subur, tidak cukup hanya dengan memberi pupuk, menyiram, menempatkannya di bawah sinar matahari, dan sesekali mengganti tanahnya. Ya, ada satu hal lagi yang dia dilakukan, mencabut bagian daun-daun yang sudah rusak atau layu.
Untuk menjaga agar tubuh kita tetap sehat dan terus bertumbuh kuat, kita tidak hanya perlu mempunyai pola makan yang benar, makan makanan yang bergizi, dan berolahraga. Tapi kita juga perlu membenci makanan-makanan atau hal-hal dan juga
Sama juga dengan kehidupan rohani kita. Kalau kita mau dipakai Tuhan secara maksimal sebagai perpanjangan tanganNya, tidak cukup hanya dengan memasukkan input-input kebenaranNya dalam hidup kita, tapi kita juga harus membenci hal-hal yang menghalangi tercapainya tujuan atau keinginan kita itu. Hal-hal itu bisa berupa kebiasaan atau
Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai. Kita tidak hanya harus memasukkan input-input yang benar ke dalam diri kita, tapi kita juga harus mengeluarkan hal-hal yang salah dalam diri kita. We shall love the things from Him and hate the things from evil. Sudah sewajarnya kita mencintai kebenaranNya dan membenci dosa.
Apakah bisa dikatakan kita membenci suatu hal jika kita tidak mau membuang hal itu dari hidup kita?
Apakah bisa dikatakan kita membenci suatu hal jika kita terus mempertahankan dan tidak mau menghentikan hal itu, membiarkannya untuk terus berlanjut?
Jika kita butuh kekuatan, Dia pasti menolong kita, karena seharusnya kita tidak lagi berjuang dengan kekuatan kita sendiri, tapi dengan kuasaNya yang bekerja di dalam kita. Dan dalam hal ini “membenci” adalah bagian dari “mencintai kehidupan”.
Yang Tidak Terbatas
Kemarin sore waktu saya berjalan kaki pulang ke kos, saya terpaku sejenak memandang awan-awan dan langit yang dihiasi semburat jingga. It was so beautiful… Dibingkai dengan pucuk-pucuk pohon cemara dan lampu taman yang menyala… Waw…
Saya suka melihat langit… Gumpalan-gumpalan awan yang terlihat seolah mengapung di tengah-tengah satu dimensi yang tidak berbatas. Pemandangan seperti itu mengingatkan saya bahwa ada hal-hal yang jauh lebih besar, yang mungkin tidak terpikir dalam otak saya, yang mungkin tidak terlihat oleh mata saya, tapi hal-hal itu adalah kenyataan…
Hal-hal itu ada dalam kendaliNya, ada dalam pandanganNya, dan bukti bahwa Dia adalah Tuhan yang tidak terbatas. And He just want me to trust Him for that, coz it only needs my faith to receive great and amazing things from Him. Butuh iman untuk bisa menerima hal-hal besar dari Dia yang tidak cukup untuk masuk dalam pemikiran, perasaan, penglihatan, dan kemanusiawian kita yang serba terbatas.
Are you too busy or too serious to stop for a while and watch the clouds in the afternoon? Maybe you shall look at them today… to feel the sense of Unlimited God, which had given His promises to you…
Monday, January 7, 2008
TentangMu...
Memandangku dan berkata, "Aku sangat mengasihimu..."
Mulut yang berfirman dan memberi perintah agar semuanya ada
mengucapkan bahwa Dia telah memilih aku
Jemari tangan yang menghias langit malam dengan bintang-bintang
Menggenggam tanganku dan memberiku kekuatan
Tubuh yang tercabik dan terluka karena dosa manusia
memelukku dan menjagaku
Sepasang kaki dari Surga yang telah menjejak bumi
menapakkan jejak-jejakNya di samping jejak kakiku
Satu Pribadi yang menakjubkan
telah memilih untuk hidup di dalamku
Itu Engkau...
Sunday, January 6, 2008
A Bold Confirmation
It's not something magical or super duper incredible, but it's the basic of everything... I mean, everything... Thank You God for reminding me again and again... I'm on it...
Let's start the year of 2008 with a pure heart, and a continuous thirst for His truth!
Tuesday, January 1, 2008
New Beginning
Setelah banyak hal yang terjadi menjelang dan di akhir tahun yang menyebabkan hidup saya jadi lebih “berwarna” daripada sebelumnya, akhirnya dengan resmi saya memberi judul “New Beginning”, bukan hanya pada judul blog ini saja, tapi juga pada beberapa bagian dari hidup saya. Yah, seperti yang terlihat, gaya bahasa saya juga berbeda dari sebelumnya hehehe… Ini demi tema “New Beginning” gitu loh hehehe…
What I have to say is… God is so amazing… He gave me many lessons and revelations about few areas in my life, and I want to make them better this year. Sebenarnya saya bukan tipe orang yang heboh soal tahun baru, bukan juga tipe orang yang harus merayakan tahun baru, bukan juga tipe orang yang menunggu sampai jam 12 malam tepat saat pergantian tahun untuk merenung dan berdoa… Lalu tipe orang seperti apa? Hehehe… Yah fleksibel aja, alias nggak punya pola hehehe… Tahun baru kemarin saja saya sudah tidur jam 10 malam, habis cape banget sekembalinya dari mudik hehehe… Buat saya, merenung bisa dilakukan kapan saja, karena setiap hari adalah hari yang baru. Kenapa harus menunggu setahun berlalu dulu baru merenungkan semuanya? Hehehe…
Okay now tell me, do you believe in these quotes?
- “Everything always have two sides”
- “Satu pintu tertutup dan pintu lainnya terbuka”
- “What doesn’t kill you, will make you stronger”
“Everything always have two sides”
Quote ini pertama kali saya dengar dari satu film favorit saya. Dalam banyak hal saya membuktikan quote ini benar. Satu mata uang logam mempunyai 2 sisi dengan gambar yang berbeda. Satu gelas berisi air bisa dipandang setengah kosong dan setengah penuh. Satu hal yang sama bisa dideskripsikan secara berbeda oleh orang yang berbeda. Satu pengalaman yang sama bisa menimbulkan reaksi yang berbeda dari dua orang berbeda yang merasakannya. Satu hal yang sama bisa dipandang dari dua sisi, sebagai batu sandungan atau batu loncatan.
Dalam hidup ini terlalu sering kita melihat satu hal hanya dari satu sisi saja. Itulah yang membuat kita gagal mengenali dan mengambil pelajaran dari hal itu. Satu hal yang mungkin kita “tangkap” sebagai hal yang “buruk” atau “merugikan” atau “mengecewakan” pada awalnya tidak selalu berarti hal itu memang “buruk” adanya. Begitu pula sebaliknya, tidak selalu hal yang mungkin kita “tangkap” sebagai hal yang “baik” atau “menguntungkan” atau “menggembirakan” pada awalnya tidak selalu berarti hal itu memang “baik” adanya. Intinya bukan pada “baik” atau “buruk”nya, tapi pada pesan Tuhan yang bisa kita “tangkap” dalam setiap hal yang kita alami.
Di bawah ini kutipan perkataan Pak Pati Ginting yang saya baca dalam buku karangan beliau “Segala Sesuatu Ada Dasarnya”:
Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja. Segala sesuatu yang Tuhan berikan kepada kita atau yang Tuhan perkenankan terjadi dalam hidup kita ada maksud dan tujuanNya. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang berencana, namun tidak semua yang terjadi di bumi adalah sesuai dengan rencanaNya, tetapi semua hanya bisa terjadi kalau diperkenankanNya. Dan kalau hal itu diperkenankanNya, maka di dalamnya Ia turut campur untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28).
“Satu pintu tertutup dan pintu lainnya terbuka”
“…tapi seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup itu sehingga kita tidak menyadari bahwa di depan kita sudah ada pintu lain yang terbuka, menunggu kita untuk memasukinya…”
Ada banyak masa dalam hidup ini. Untuk segala sesuatu ada waktunya (Pengkotbah 3). Saat satu masa berakhir, ada masa berikutnya yang datang menjelang. Masa selalu berganti dan berubah. Dan kita punya pilihan, untuk bersikeras bertahan dalam masa yang sudah berlalu itu (dengan segala konsekuensinya), atau mulai menyesuaikan diri dan membangun kekuatan untuk menyambut dan mengalami masa yang baru. Persiapan kita menghadapi musim panas dan musim hujan juga pasti berbeda kan? Bayangkan saja kalau sudah musim hujan tapi kita masih nggak mau menyesuaikan diri dengan musim hujan (misalnya bawa payung, atau bawa jas hujan kalau naik motor, atau pakai jaket kalau nggak tahan hawa dingin), yang menderita kita sendiri kan?
“What doesn’t kill you, will make you stronger”
Saya lebih suka menambahkan: “Apa yang tidak membunuhmu, akan membuatmu menjadi lebih kuat …kalau kamu meresponnya dengan tepat.”
Sebenarnya quote ini pun saling berhubungan dengan 2 quote sebelumnya. It’s a matter of choice… tentang bagaimana kita memandang sesuatu dan membuat keputusan, yang akan menentukan respon kita terhadap hal itu. Satu hal yang mungkin bisa membuat seseorang menyerah dan pesimis, bisa membuat seseorang yang lain merasa tertantang dan antusias. Satu hal yang mungkin bisa menjadikan seseorang naik ke level yang lebih tinggi, bisa membuat seseorang yang lain malah jatuh terpuruk… Semua itu ditentukan oleh bagaimana respon kita terhadap sesuatu.
It’s not about how “good” or how “bad” the things that we are going through… But it’s all about our respond… And to give the right respond, we need to listen to Him, we need to be obedient and trust Him completely…
Ada satu lagi yang terjadi saat saya masih di kampung halaman tercinta hehehe… Satu hal yang awalnya membuat saya merasa nggak tahu harus berbuat apa lagi, sampai saya akhirnya hanya bisa diam saja… ternyata dalam satu hari hal itu hilang begitu saja… ternyata hal itu tidak se”rumit” yang ada di otak saya sewaktu saya lagi sedikit kalut, dan semuanya kembali normal… Hmm… I guess sometimes it’s not about the thing, but our mind which is going complicated and messed up ^.^ That’s why we need self controll (keep our mind with right thoughts)…
Oh well… at last but not least... Happy new year everybody!
PS: To you, my family, my big family, and all of my girl friends… I’m so blessed to have all of you in my life… Jia youuuu…!!!